You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Akhir Pekan Truk Dilarang Melintas di Jakarta
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Akhir Pekan Truk Dilarang Melintas di Jakarta

Mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat libur perayaan Paskah dan akhir pekan, seluruh truk dilarang melintasi jalan di Jakarta. Aturan tersebut efektif berlaku mulai Jumat (25/3) dini hari hingga Minggu (27/3).

Pemberlakuan ini hingga hari Minggu (27/3). Sebab, diprediksi akan terjadi kepadatan arus keluar masuk Jakarta

‎Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Sunardi Sinaga mengaku sudah mensosialisasikan aturan tersebut. Pihaknya pun sudah menyurati seluruh pelaku usaha yang memiliki truk dan perusahaan pengangkutan.

"Pemberlakuan ini hingga hari Minggu (27/3). Sebab, diprediksi akan terjadi kepadatan arus keluar masuk Jakarta," ujarnya, Kamis (‎24/3).

Uji Coba Pengalihan Arus di Jl Rajawali Diperpanjang

Namun pelarangan tidak berlaku untuk truk BBM dan truk pengantar sembako. Petugas akan diatur disejumlah jalan dan pintu masuk tol untuk melakukan pengaturan dan penghalauan truk selain BBM dan Sembako.

"Jadi petugas dilapangan akan betul-betul memonitor. Kita lakukan pengaturan agar tidak terjadi kepadatan seperti liburan tahun baru yang lalu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati